Jumat , 24 November 2017
Home / NASIONAL / Apakah Plt BPBD Pangkep Kebal Hukum?

Apakah Plt BPBD Pangkep Kebal Hukum?

Oleh kahar dan muin

kepala bpbd- tribun pangkep

foto : tribunpangkep.com

PANGKEP,  AMUNISI-NEWS.COM-Plt BPBD kabupaten Pangkep H.Herman menuai sorotan tajam dari berbagai elemen baik dari kalangan masyarakat ,LSM dan media dalam mengelolah anggaran BPBD  tahun anggaran 2017, diduga syarat KKN (kolusi, korupsi dan nepotisme )

Terlebih Setelah proyek pengadaan spandek dengan nilai lebih dari Rp600 juta dilakukan tanpa proses tender. PLT Kepala Kantor BPBD Pangkep H.Herman, diduga secara diam-diam telah mencairkan anggaran proyek tersebut, kepada empat perusahan atau rekanan yang konon melaksanakan proyek tersebut dengan cara penunjukan langsung.

Berdasarkan informasi sumber layak dipercaya, jika H.Herman selaku PLT Kepala Kantor BPBD Pangkep, telah melakukan kegiatan pengadaan spandek senilai 600 juta pada 17 Februari hingga 17 Maret 2017, yang mana Spandek tersebut, diberikan kepada warga masyarakat yang ada di Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep.

Empat perusahan atau rekanan yang dipakai guna mencairkan anggaran proyek Spandek, yakni CV.Arta Prima dengan nilai Rp 126.581.000, CV.Jafa Pratama dengan nilai Rp 177.646.000, CV.Citra Buana dengan nilai Rp 199.114.000, dan CV.Sarwa Pentas Persada dengan nilai Rp 192.064.000.

Menurut informasi dari sumber terpercaya, jika keempat perusahan atau rekanan yang dipakai perusahannya, hanya dipinjam guna mencairkan anggaran proyek tersebut. Namun kenyataan dilapangan, perusahan-perusahaan tersebut tidak melaksanakan kegiatan proyek dimaksud.

H.Herman, yang berusaha dihubungi oleh Amunisi , guna menanyakan pencairan dana proyek tersebut, justru enggan meresponnya dengan baik, dan bahkan dengan nada tinggi, di balik telepon genggamnya mengatakan, jika dirinya sudah menjalankan sesuai prosedur, sambil mematikan HPnya.

Sementara itu, ibu Marlia selaku Pejabat Pengadaan barang dan jasa BPBD kabupaten Pangkep  yang disebut-sebut juga terlibat dalam proyek spandek  ini, justru enggan mengangkat Hp nya, saat Amunisi coba menghubunginya beberapa waktu lalu.

Pencairan anggaran proyek spanduk pada empat rekanan ini , dikecam banyak pihak, utamanya warga Pangkep, serta intelektual muda dan aktivis LSM yang peduli dengan praktek KKN.

Kepada Amunisi , dengan tegas mereka mengatakan, jika PLT kepala Kantor BPBD Pangkep H.Herman, “layak Diperiksa ” terkait pencairan dana proyek pengadaan Spandek tersebut.

“Sebaiknya aparat penegak hukum, jangan tinggal diam melihat masalah ini, karena sangat jelas perbuatan pidananya, dan mana bisa perusahan-perusahan tersebut, menerima uang proyek, sementara mereka tidak pernah bekerja sama sekali,” tutur mereka.

Editor Hendra Usmaya

 

(Visited 57 times, 1 visits today)

Simak Juga

Ketua tim eksekusi, Ketua BPI, Kasi Intel Kejari Papua, Ketua LSM dan wartawan.

LSM WGAB dan BPI Desak Sekda Kota Jayapura Segera Dieksekusi

Oleh: Tim JAYAPURA, AMUNISINEWS.COM–Kepala Badan Penelitan Independen Kekayaan Penyelengara Negara dan Pengawasan Angaran Republik Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *