Jumat , 24 November 2017
Home / HUKUM-KRIMINAL / Bupati Takalar Akhirnya Resmi Ditahan Nginap di Balik Jeruji Besi

Bupati Takalar Akhirnya Resmi Ditahan Nginap di Balik Jeruji Besi

Oleh: Tim Takalar

Bupati saat di pengadilan
Bupati Takalar saat di Kejati SulselBar

MAKASSAR, AMUNISINEWS.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar resmi melakukan penahanan terhadap tersangka Bupati aktif Takalar, Burhanuddin Baharuddin dalam kasus penjualan lahan transmigrasi negara di Takalar.

Penahanan dilakukan berdasarkan surat perintah penahanan dengan nomor : PRINT-645/R.4.5/Fd.1/11/2017 tertanggal 6 November 2017. Kepala Kejati Jan S Maringka mengatakan, penahanan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka.

“Penyidik telah memenuhi syarat-syarat penahanan sebagaimana ketentuan dalam KUHAP. Adapun pemeriksaan terhadap tersangka dilakukan sebelumnya yang bersangkutan tidak memenuhi tiga kali panggilan yang disampaikan penyidik,” jelas Jan S Maringka, dalam jumpa pers usai penahanan, di Kantornya, Senin (6/11/2017).

Tersangka Burhanuddin Baharuddin kata Jan, telah ditetapkan sebagai tersangka bedasarkan surat ketetapan nomor PRINT-425/R.4/Fd.1/07/2017 tertanggal 20 Juli 2017 sejak beberapa bulan lalu.

Dalam perkara yang menimbulkan kerugian keuangan negara senilai Rp17 Miliar tersebut, tersangka Burhanuddin, kata Jan, diduga kuat telah mengeluarkan izin prinsip untuk zona industri di lokasi yang sebenarnya merupakan pencadangan transmigrasi yang terletak di Desa Laikang dan Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Takalar.

Akibat perbuatan melawan hukum, tersangka disangkakan melanggar ketentuan pasal 2 dan 3 undang-undang tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta rupiah dan paling banyak Rp1 Miliar.

“Untuk sementara yang bersangkutan sudah kami tahan terhitung sejak hari ini sampai 20 hari kedepan di Lapas Kelas 1A Makassar,” tegasnya

Diketahui, dalam kasus ini tiga tersangka lain telah terlebih dulu proses hukumnya telah berjalan bahkan divonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Ketiganya yakni, Camat Mangarabombang M Noor Uthary, Sekdes Laikang Risno Siswanto dan Kepala Desa Sila Laidi

Burhanuddin yang telah lama berstatus tersangka ini langsung digiring menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Makassar.

Burhanuddin sama sekali tidak sedikitpun memberikan komentar terkait penahanan yang dilakukan Kejati saat sejumlah awak media mencoba untuk mengkonfirmasinya, sesaat sebelum ia dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Dalam penahanan ini, Burhanuddin dikawal sejumlah orang yang berpakaian rapi hingga ia naik ke atas mobil tahanan. Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak Kejati terkait surat perintah penahanan terhadap Burhanuddin.

Dalam kasus ini, Burhanuddin ditetapkan sebagai tersangka karena menyalahgunakan jabatannya sebagai pimpinan daerah untuk proses penjualan lahan transmigrasi negara di desa Laikang dan Punaga, Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, H. Burhaddin sudah resmi ditahan dan di kabarkan terabcam akan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

 

 

 

editor: maliki hd

(Visited 5 times, 1 visits today)

Simak Juga

polsek jebus

Polsek Jebus Ungkap Pelaku Pencurian, Pelaku Masih di Bawah Umur

Oleh Herman Saleh MUNTOK, BABEL, AMUNISINEWS.COM-Polsek Jebus Polres Bangka Barat berhasil mengamankan pelaku pencurian di …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *