Sabtu , 19 Agustus 2017
Home / HUKUM-KRIMINAL / Dokter Spesialis dan Pasangannya Dilaporkan ke Polisi
Konsil-Kedokteran

Dokter Spesialis dan Pasangannya Dilaporkan ke Polisi

Konsil-Kedokteran

JAKARTA, AMUNISINEWS.COM- Seorang dokter spesialis bedah dr Vinny Verdini dan pasangannya Dewa Gunawan dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Kedua pasangan itu dilaporkan atas tuduhan penipuan dan atau penggelapan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP.

Laporan dilakukan oleh wanita bernama Tari, warga jalan Sawah Lunto, Pasar Manggis, Jakarta Selatan, yang merasa kesal karena pasangan  tersebut menghilang entah kemana setelah meminjam uang Rp 70 juta. Uang tersebut digunakan untuk biaya ujian dokter spesialis dr Vinny di sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta.

Laporan diterima polisi dan tercatat dengan nomor TBL/1580/III/2017/PMJ/Dit Reskrimun tertanggal 30 Maret 2017. “Kami terpaksa melaporkan pasangan tersebut karena sudah beritikat tidak baik dan menghilang begitu saja meninggalkan tempat kos mereka,” kata Raden, kerabat dekat Tari ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (12/6).

Awalnya, kata Raden, pelapor dan terlapor sama-sama satu rumah kost di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Hubungan mereka semula baik karena sering jumpa dan berbincang bersama mengenai banyak hal. “Nah, pada Desember 2016, Sdr Dewa Gunawan meminjam uang Rp 70 juta untuk biaya ujian dokter Vinny menempu ujian sebagai dokter spesialis. Karena pertimbangan pendidikan, akhirnya Tari memberikan yang sebesar yang dipinjam,” kata Raden.

Sebagai jaminan, sesuai di surat perjanjian dan pernyataan yang ditandatangani oleh Dewa Gunawan, disebutkan pasangan itu menyerahkan mobil Honba BRV B2091 SKV, dan dana akan dikembalikan satu bulan kemudian. Tapi, hingga sebulan dana pinjaman belum dikembalikan sehingga dibuat surat perjanjian dan jaminan tadi, dengan janji dana dikembalikan pada 27 Maret 2017. “Sampai sekarang keduanya menghilang begitu saja,” kata Raden.

Sementara mobil yang dijadikan jaminan ditarik oleh leasing karena pasangan itu tidak memenuhi komitmen untuk membayar cicilan selama beberapa bulan. “Kami menyakini ini penipuan karena kami tak tau lagi dimana rimbanya sang dokter spesialis urologi tersebut berada. Kontak telpon saya pun diblokirnya,” kata Raden.

Niat buruk pasangan itu pun, ucap Raden, tercermin dari sikapnya yang diam-diam datang ke rumah kost secara diam-diam untuk mengambil barang-barang. “Untungnya pemilik kos tahu dan segera mengganti kunci kamarnya,” kata Raden.

Rekomendasi KKI

Sementara untuk mencari alamat tinggal pasangan tersebut sangat sulit,Tari dan Raden mencoba mendatangi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), di Jalan Cik Di Tiro, Jakarta Pusat. Di sana Raden diterima oleh pegawai Humas bernama Andre, yang menyakinkannya untuk membuat surat laporan resmi. “Surat tersebut sudah kami buat ditujukan kepada Ketua KKI Prof Bambang Supriyanto,” kata Raden.

Tapi, KKI tak bersedia memberikan alamat praktik dokter Vinny, dengan alasan tindakan yang dilaporkan oleh Tari dan Raden tidak ada kaitannya karena bukan merupakan tindakan medis, di luar domain KKI.

Pegawai KKI, Erwin yang dikonfirmasi Amunisinews.com membenarkan surat laporan yang dibuat oleh Reden. Bahkan surat tersebut sudah diplenokan oleh pimpinan KKI. “Pleno tersebut merekomendasikan agar korban melaporkan ke polisi karena masalah ini tidak ada kaitannya dengan KKI,” kata Erwin.

Amunisinews.com mencoba mengkonfirmasi pasangan tersebut di rumah kosnya. Ternyata kamarnya kosong. Sejauh ini belum diketahui keberadaan pasangan tersebut. “Kami juga tidak tahu di mana pasangan itu sekarang,” kata seorang penjaga kost. (lis/dra)

 

(Visited 190 times, 1 visits today)

Simak Juga

IMG-20170815-WA0012

Sidang Kasus Alkes RSUD, JPU Abaikan Kerugian Negara Rp 1,8 M

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.COM– Dalam sidang kasus Alkes RSUD Provinsi Bangka Belitung kali ini di PN Tipikor Pangkalpinang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *