Jumat , 24 November 2017
Home / BERITA UTAMA / Donasi Bayi Leonita Dipertanyakan, Orangtua Meminta Maaf

Donasi Bayi Leonita Dipertanyakan, Orangtua Meminta Maaf

FB_IMG_1489426338168

SINGKAWANG, AMUNISINEWS.COM– Leonita dan leoni adalah bayi kembar berusia 5 bulan dari pasangan Alung (25) dan Lenna (21). Sejak dilahirkan Leoni dalam kondisi sehat, tidak seperti adiknya Leonita, yang mengalami gangguan medis berupa benjolan di atas kepala, yang diyakini sebagai tumor jinak.

Kondisi Alung dan keluarga yang hidup dalam ekonomi yang pas-pasan, membuat iba warga sekitar, memunculkan inisiatif menggalangkan donasi untuk biaya pengobatan Leonita.

Namun hingga hasil penggalangan donasi dirasa mencukupi, penyakit yang mendera Leonita tak kunjung diatasi.

Uang donasi yang langsung diterima oleh orang tua Leonita, baik via transfer maupun penyerahan cash diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Para donatur baik pribadi maupun Yayasan merasa “ditipu” oleh orangtua bayi, Pasalnya. penggunaan uang hasil patungan tersebut dirasa tidak transparan.

Para donatur yang kebanyakan warga Kota Singkawang, mempertanyakan kemana perginya uang tersebut secara signifikan, tidak jarang dari mereka menumpahkan keluh kesah-nya terhadap orangtua Leonita di jejaring sosial, bermunculan isu kurang sedap, uang tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi orangtua Leonita, bahkan banyak dari donatur pengguna sosial media di blok akunnya oleh akun orangtua Leonita karena berkomentar miris terhadap keefektifan penggunaan uang tersebut.

“Memang benar banyak yang menyumbangkan uang untuk Leonita, Yayasan swasta juga ikut serta, mungkin totalnya Rp40 juta sampai dengan Rp50 juta. Tidak adanya bon pembelanja, membuat kami dituduh yang tidak tidak,” ujar Alung saat dihubungi wartawan Amunisi via telepon.

Alung kembali menjelaskan bahwa tersisa Rp 26 juta hasil patungan tersebut.

FB_IMG_1489425956227

 

Saat ditanya oleh wartawan, apakah cukup Rp 26 juta untuk operasi tumor jinak Leonita, Alung menyakini cukup.

“Uang tersebut tidak saya belikan motor tidak belikan handphone apalagi beli rumah, motor yang disinggung teman teman donatur ialah motor teman yang saya pinjam selama 1 minggu. Sementara untuk perhiasaan emas yang dipakai istri saya, memang benar itu perhiasaan emas milik kami, bukan dari uang sumbangan untuk Leonita,” tegas Alung.

 

Alung kembali menambahkan, bahwa  dia  berserta istri meminta maaf kepada teman teman donatur. “Maafkan karena telah memblokir akun kalian diakun jejaring sosial kami, nanti malam kami akan ditemani salah satu donatur untuk segera ambil keputusan terhadap operasi Leonita, sekarang saya fokus terhadap anak saya,” ujarnya/

Shinji, wang mewakili Yayasan The Rock Indonesia, berpendap polemik yang timbul dari hasil donasi tersebut karena kurangnya transparansi pihak keluarga atas penggunaan uang tersebut.

“Kami telah berkunjung beberapa kali ke kediaman bayi Leonita, berharap segera dilakukan tindakan medis terhadap Leonita, mengingat uang sudah terkumpul dengan baik, dan memastikan uang tersebut agar tidak terjadi penyalahgunaannya.  Jika orang tua Leonita telah meminta maaf, saya rasa teman- teman donatur bisa memaafkan kekhilafan mereka, ini juga menjadi bukti bahwa kami masyarakat Singkawang peduli dengan sesama,” ujar Shinji.

Tumor yang diidap Leonita semakin membesar, dan diharapkan kepedulian Pemerintahan Kota Singkawang untuk turut andil mencari solusi terbaik untuk Leonita. (bobon)*/yan

 

 

(Visited 10.224 times, 1 visits today)

Simak Juga

AMUNISI-351-HAL-101-04

Diduga Sarang Esex Esex, BPI KPNPA RI Minta Anies – Sandi Tepati Janji Tutup Alexis

Oleh ; Herman Saleh Gubernur Ahok dan Djarot Gagal Total JAKARTA, AMUNISINEWS.COM  Rahmad Sukendar, SH.MH, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *