Jumat , 19 Januari 2018
Home / MEGAPOLITAN / Iptu Entang Cahyadi, Kapolsek Rangkap Profesi Menjadi Guru Mengaji

Iptu Entang Cahyadi, Kapolsek Rangkap Profesi Menjadi Guru Mengaji

Kapolsek Kasemen Iptu Entang Cahyadi
Kapolsek Kasemen Iptu Entang Cahyadi

SERANG, AMUNISI – Perilaku positif dan santun Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kasemen Polres Serang, Polda Banten, Iptu Entang Cahyadi sudah tidak diragukan lagi. Beberapa penghargaan individu yang diterima menjadi bukti kinerja dan pengabdian yang tulus di wilayahnya.

Informasi dari beberapa sumber,  Entang Cahyadi selama 14 tahun menjadi guru honorer di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Masyaratul Muta’alimin. Bahkan dalam Hari Bhayangkara ke 69 di Mapolda Banten yang lalu, Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar turut memberi penghargaan kepadanya.

“Iptu Entang ini sudah punya dasar agama yang baik dan dimanfaatkan untuk pembinaan masyarakat di tempat pengabdiannya. Hal ini  sangat bagus untuk dijadikan contoh bagi semua korps Bhayangkara,” ujar Kapolda Banten, Brigjen Pol Boy Rafli Amar.

Bahkan Gubernur Banten  H. Rano Karno juga turut mengomentari atas apa yang telah Iptu Entang Cahyadi berikan selama ini. “Saya baca beritanya sampai merinding. Beliau ini punya pengabdian yang tulus, makanya sampai mendapatkan penghargaan dari Kapolda,” ujar H. Rano Karno.

Saat Amunisi berkesempatan untuk menemui langsung Kapolsek Kasemen dan Guru ngaji tersebut, sewaktu dapatkan penghargaan dari Kapolda Banten, Iptu Entang Cahyadi tidak mengiranya dan  sekaligus menjadi lecutan baginya untuk mengabdi kepada masyarakat hingga akbhir hayatnya sambil tersenyum.

Dan menurut pengamat Kepolisian, Aqua Dwipayana. Apa yang telah dilakukan Iptu Entang Cahyadi itu sangat mulia.

“Selama ini tidak banyak anggota Polri yang melakukan aktivitas seperti Pak Entang. Di luar tugas pokoknya beliau mengajari anak-anak mengaji. Mulia sekali kegiatan itu. Jika dilakukan dengan ikhlas insya ALLAH mendapatkan pahala dan kebahagiaan di dunia dan akhirat,” ujar pengamat kepolisian Aqua Dwipayana, yang di kutip dari Detik.com.

Saat Amunisi coba menanyakan sejak kapan tugas mulia sebagai Guru Mengaji dilakukan. Iptu Entang Cahyadi menjelaskan, “Saya sejak Bintara hingga Perwira dan sampai diangkat menjadi Kapolsek Kasemen, saya mensyukurinya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dan pada waktu itu di tahun 2001 mendapatkan gaji Rp.60.000/perbulan. Dan saya tidak mengambil uang hasil sebagai Guru Mengaji. Karna hasil rejeki dari saya sebagai Guru Mengaji saya berikan kepada Madrasah ,” jelas Iptu Entang Cahyadi saat ditemui di Kantor Polsek Kasemen.

Masih teringat pesan dari Gubernur Banten, H. Rano Karno. “Iya pada saat itu pak Gubernur berpesan agar saya jangan berhenti mengajar mengaji. Dan saya jawab, Saya akan terus mengajar ngaji. Karena saya melakukan ini sudah 14 tahun lamanya. Insya Allah kedepannya saya akan tetap seperti ini,” tambahnya. (yadi/din/dede)

(Visited 83 times, 1 visits today)

Simak Juga

IMG_20171109_101449

Sidang Ditunda, Penggugat JGC dan Investor Kecewa

Oleh Rukmana JAKARTA, AMUNISINEWS.COM-Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur tunda sidang gugatan Erwin, kontraktor Jakarta Garden …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *