Jumat , 19 Januari 2018
Home / HUKUM-KRIMINAL / JS Ditetapkan Sebagai TSK Kasus Penggelapan BB Rubasan

JS Ditetapkan Sebagai TSK Kasus Penggelapan BB Rubasan

Oleh Herman Saleh

kantor-kejari-pangkalpinang

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.COM- JS mantan Kepala Rubasan Pangkalpinang menjadi tersangka dalam kasus raibnya barang bukti timah balok yang dititipkan di Rupbasan kota Pangkalpinang.

Hal tersebut disampaikan Plt Kejari Pangkalpinang, Meiza Khoirawan melalui Kasi Intelijen, Hendi Arifin kepada wartawan dalam konfrensi pers yang digelar , Kamis sore (2/11/2017).

Hendi mengatakan jika barang bukti timah balok sebanyak 1,6 ton akan dileleang dan hasilnya akan disetor kekas negara. Namun saat akan dilelang barangnya tersebut telah ditukar. Jadi barang bukti tersebut batal kita lelang.

” Berdasarkan pengakuan tersangka, dia (tersangka JS) telah mengganti barang bukti tersebut, urusan dia jual atau tidak kita tidak tau. Yang jelas barang itu sudah ditukar dengan balok timah hitam yang menurut orang timah tidak ada lagi kandungan timahnya. Tapi nanti akan diperiksa lagi di lab,” jelasnya.

Lebih lanjut Hendi mengatakan menurut pengakuan JS yang saat ini menjabat sebagai kepala Rupbasab Kepri, dia melakukan sendiri pada malam hari dan hari libur pada bulan September lalu.

“Tersangka ini dibantu oleh orang lain tapi bukan dari pihak Rupbasan. Dia juga mempunyai kunci duplikat gudang dan pintu belakang,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi.

Dalam konferensi pers, Plt Kejari Pangkalpinang, mieza Khoirawan melalui Kasi Intel Kejari, Hendi Arifin mengatakan Kejari Pangkalpinang, terhitung tanggal 26 Oktober 2017 telah mengeluarkan surat perintah penyidikan dalam kasus penggelapan atau penjualan barang bukti titipan di Rupbasan.

“Sampai hari ini kita sudah melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi termasuk dari pihak kejaksaan, Rupbasan, dan yang akan datang dari pihak penyidik Polda Babel kita akan periksa sebagai saksi. Sampai hari ini sudah ada tujuh orang saksi termasuk terpidana pokok atas nama Jauhari,” ungkap Hendi kepada wartawan, Rabu (1/11).

Lebih lanjut Hendi menegaskan belum ada penetapan tersangka dalam kasus penggelapan barang bukti yang dititipkan di Rupbasan. “Untuk sekarang tersangka belum kita tentukan. Nanti akan kita ekspose jika sudah ada penetapan siapa yang menjadi tersangka,” tegas Hendi.

Kemudian Hendi menyebutkan barang bukti yang digelapkan atau dijual sebanyak 1,6 ton dalam bentuk balok timah cetakan rumahan. Jika dirupiahkan kurang lebih sekitar 300 juta.

 

(Visited 56 times, 1 visits today)

Simak Juga

polsek jebus

Polsek Jebus Ungkap Pelaku Pencurian, Pelaku Masih di Bawah Umur

Oleh Herman Saleh MUNTOK, BABEL, AMUNISINEWS.COM-Polsek Jebus Polres Bangka Barat berhasil mengamankan pelaku pencurian di …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *