Sabtu , 19 Agustus 2017
Home / BERITA UTAMA / Keterbatasan Fasilitas Rawan Bencana, Pemerintah Daerah dan Pihak Bandara Mengalokasi Bandara Baru di Kabupaten Teluk Wondama
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Wondama Bernadus Heri Setiawan S.Hut bersama wartawan AMUNISI
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Wondama Bernadus Heri Setiawan S.Hut bersama wartawan AMUNISI

Keterbatasan Fasilitas Rawan Bencana, Pemerintah Daerah dan Pihak Bandara Mengalokasi Bandara Baru di Kabupaten Teluk Wondama

Kepala kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) kelas III Wasior Papua Barat Muhamad Sarif Hidayat S.Sit
Kepala kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) kelas III Wasior Papua Barat
Muhamad Sarif Hidayat S.Sit

WONDAMA, AMUNISINEWS.COM–Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk mewujudkan Nawa Cita yang digagas oleh Presiden Joko Widodo, yaitu pemerataan pembangunan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daerah-daerah dalam kerangka negara kesatuan.

Pembangunan tersebut tidak hanya terfokus di wilayah Pulau Jawa, namun merata ke Wilayah timur Indonesia termasuk Papua salah satunya Kabupaten Teluk Wondama yang terletak di Provinsi Papua Barat.

Kepala kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) kelas III Wasior Papua Barat Muhamad Sarif Hidayat S.Sit kepada wartawan media Amunisi diruang kerjanya Mengatakan daerah yang ada disekitar Bandara ini termasuk rawan bencana yang diapik oleh dua sungai besar sehingga kita mengajukan ke pusat untuk di relokasi

Tahun 2016 tanggal 5 April Presiden Pak Jokowi sempat berkunjung kebandara Wasior ” bandara terlalu pendek cuma 600 meter kalau pemda menyediakan Lahan kami pemerintah pusat akan mendukung untuk infrastrukturnya”.

Setelah kunjungan tersebut kami pihak Bandara dan pemda menindak lanjuti apa yang disampaikan bapak presiden dan kami sudah mengadakan studi kelayakan sudah presentasi ke pusat tinggal penetapan dari menteri untuk penanggulangan lokasinya.

Lebih lanjut muhamad Sarif mengatakan Tahun ini ada pekerjaan pembuatan Master plannya untuk bandara baru dan rencana pembuatan Runwaynya direncanakan sekitar 1400 meter sampai 1600 meter yang dilewati pesawat jenis ATR “Anggaran yang dibutuhkan sekitar 500 Milyard untuk jadi bandara baru , lokasi diperoleh alternatif II (Mawoy) merupakan lokasi yang terpilih (selected location) untuk pembangunan Bandara baru di Kabupaten Teluk Wondama jarak yang ditempuh 11 KM dari bandara lama ke bandara baru.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Wondama Bernadus Heri Setiawan S.Hut mengatakan Bandara Wasior yang ada sekarang ini hanya dapat didarati pesawat berukuran kecil, dimana hanya memiliki runway kurang lebih 600 meter dan sudah tidak dapat dikembangkan lagi, sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama harus menyiapkan lahan agar dapat dibangun Bandara baru yang dapat didarati pesawat ukuran besar.

Lanjut Bernadus, Pemerintah mencanangkan Studi Kelayakan (Feasibility Study) adalah kajian yang dilihat dari berbagai segi aspek baik aspek legalitas, aspek teknis, pemasaran, sosial ekonomi maupun manajemen dan keuangan, menyangkut apakah lokasi yg ada mencukupi untuk pengembangan bandara apakah layak sebagai bandara baru.

Terkait aksesnya kemudian wilayahannya itulah awal tugas dari pemerintah daerah yang mencanangkan studi kelayakannya.

Untuk membicarakan mengenai hak ulayat atas tanah adat di lokasi alternatif, Kepala Dinas Perhubungan Bernadus menjelaskan kami dari pemerintah daerah sudah buat pertemuan dengan masyarakat, pemilik hak ulayat, Kepala Kampung terkait dan Kepala Distrik terkait. Dimana dalam pertemuan tersebut, pada dasarnya masyarakat dan pemilik hak ulayat mendukung rencana Pemerintah untuk pembangunan Bandara baru di lokasi mereka, yang dibuktikan dengan pembuatan dan penandatanganan surat pernyataan pelepasan tanah, dan berita acaranya.

Harapan kami pihak Bandara Dan pemerintah daerah kabupaten Teluk Wondama dengan adanya Bandara Baru transportasi udara bisa ditingkatkan untuk mengatasi kendala jarak waktu dan perkembangan ekonomi daerah juga transportasi udara akan bisa menarik infestor menanamkam modal ,memacu perkembangan ekonomi parawisata dan tentunya kesejahteraan masyarakat semakin maju.

Pemerintah dalam hal ini Dinas perhubungan minta dukungan semua pihak baik media pemda dan dari masyarakat teluk wondama khususnya agar apa yang di programkan oleh pemerintah kabupaten Teluk Wondama bisa terwujud (Rahman)

(Visited 45 times, 1 visits today)

Simak Juga

IMG-20170818-WA0069

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, TNI- Polri Berikan Penghargaan kepada Bupati Merauke

MERAUKE, AMUNISINEWS.COM: Upacara peringatan HUT kemerdekaan RI ke-72, Kamis 17Aagustus 2017 di Kabupaten Merauke dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *