Selasa , 16 Januari 2018
Home / HUKUM-KRIMINAL / Ketum Gardu BTP Kutuk Aksi Main Hakim Sendiri Terhadap Pasangan yang Dituduh Mesum

Ketum Gardu BTP Kutuk Aksi Main Hakim Sendiri Terhadap Pasangan yang Dituduh Mesum

Oleh Budi Setiawan

drs amin- budsi

JAKARTA,AMUNISINEWS.COM-Perbuatan main hakim sendiri yang dilakukan masyarakat di Cikupa, Tangerang, adalah perbuatan yang tidak dibenarkan dan Gardu BTP mengutuk keras pelakunya.

“Perbuatan main hakim sendiri tak boleh dilakukan karena negara kita adalah negara hukum tentunya setiap dugaan pelanggaran hukum harus di serahakan kepada penegak hukum,” tegas Drs.Amin Minhan,S, Ketua Umum Gerakan Dukung Bersih Tegas Pintar (Gardu BTP), Selasa (14/11/17).

Seperti diketahui dalam masalah ini polisi telah menangkap tiga orang terduga pelaku penganiayaan terhadap warga di Cikupa Kabupaten Tangerang. Tak hanya menelanjangi korban mereka juga menganiaya pasangan  yang diduga melakukan mesum tersebut.

“Yang laki-laki kerahnya ditarik, perempuan ditarik kaos ke atas ditelanjangi, dipukuli, ditampar lalu digelandang,” kata Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif kepada wartawan.

Tak sampai di situ, para pelaku juga mengajak warga lain untuk mendatangi lokasi. Mereka mengajak warga mengabadikan pasangan yang dituduh mesum itu.

Drs.Amin Minhan,SH mengutuk keras aksi yang dilakukan beberapa oknum masyarakat yang mengetuk pintu warga kemudian menarik keluar pasangan yang pacaran di rumah sendiri bahkan dikabarkan sepasang insan ini adalah kekasih yang sudah mau menikah.

Lebih lanjut, ditegaskan Amin MinhanJika orang berpacaran di rumah sendiri pun dibuat tidak nyaman bahkan dituduh mesum diarak keliling sampai ditelanjangi.

“Itu sudah perbuatan barbar ‘melangar hukum’ dan kemanusiaan pasangan tersebut, betapa hancurnya hati kedua pasangan tersebut dipermalukan di depan umum,kemanusiaan mereka telah tercabik-cabik oleh perbuatan persekusi yang dilakukan beberapa oknum warga di Tangerang,” tegas Amin.

Menurut Ketum Gardu BTP, pelakunya harus dihukum seberat-beratnya, agar aksi-aksi serupa tidak terjadi lagi di masyarakat. “Kapolri dan institusinya harus mampu melindungi masyarakat dari aksi-aksi barbar yang telah melecehkan pihak keamanan, sebaiknya masyarakat cepat melaporkan segala sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitarnya dengan menghormati hukum yang berlaku,” tandasnya.

.Amin Minhan berharap masyarakat tidak melakukan aksi main hakim sendiri apalagi pemaksaan kehendak.

Editor  Hendra Usmaya

 

(Visited 168 times, 1 visits today)

Simak Juga

polsek jebus

Polsek Jebus Ungkap Pelaku Pencurian, Pelaku Masih di Bawah Umur

Oleh Herman Saleh MUNTOK, BABEL, AMUNISINEWS.COM-Polsek Jebus Polres Bangka Barat berhasil mengamankan pelaku pencurian di …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *