Jumat , 19 Januari 2018
Home / NASIONAL / Limbah PT.LSM-BGA Group Cemari Lingkungan Kec. Nanga Tayap

Limbah PT.LSM-BGA Group Cemari Lingkungan Kec. Nanga Tayap

Oleh: Dedy Sumarni

New Picture.png dedy 1Warga Masyarakat Menjerit, harap Bupati Tindak Tegas
KETAPANG, AMUNISINEWS.COM – Masyarakat Desa Sungai Kelik Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, melaporkan pencemaran limbah PT.LSM-BGA Group kepada Bupati, Senin Tanggal 16/10/2017.

Laporan oleh Shandy.Cs mendapat tanggapan dari Bupati Martin Rantan, SH yang memberikan rekomendasi kepada DLH (Dinas Lingkungan Hidup) untuk segera turun ke TKP pengambilan barang bukti.

“Berdasarkan dokumen Aliran Limbah PT.LSM-BGA Group dan DLH, Sempel limbah tersebut bersama masyarakat dan tim wartawan,” tutur Shandy.

Selanjutnya Pimpinan LH Sukirno memerintahkan tim LH nya untuk segera menindak dan pengambil Sempel bersama manajemen PT. Kebun Sawit pengolahan PKS PT.LSM -BGA.

Tim LH sangat serius dalam melaksanakan tugasnya tidak mengenal teriknya mata hari yang begitu panas, di sore hari tim LH diguyur hujan yang deras, karena ini adalah perintah Bupati dan Kadis DLH.

Masyarakat merasa puas dengan kehadiran beberapa Tim Wartawan Media Cetak dan Online ikut beperanserta memantau kinerja Dinas LH dan di dampingi oleh perwakilan dari Manajemen PT.LSM-BGA Group, Ridwan beserta stafnya disaat memantau Kolam Penampungan Limbah yang meluap sangat berbau mengalir kedataran rendah yaitu ke sungai Tanah Merah, stap Ridwan mengatakan itu hanya tetesan dari slang pompa penyedoot limbah, Shandy dengan nada keras membantah bawah yang mengalir limbah itu adalah luapan limbah dari Kolam.

Akhirnya tim Ridwan dangan sengaja menutupi kesalahan PT.LSM-BGA Group sempat terjadi adu mulut untung sempat ditengahi oleh tim wartawan sehingga tidak terjadi adu Jotos

Ketika ditanya kepada pihak LH hasil dari pada sempel, bagaimana hasilnya di katakan ini belum dapat di pastikan hasil positif dari limbah tersebut

Menurutnya kita menunggu hasil dari Lab dari Provinsi Pontianak selama 14 hari dari hasil itu baru dapat memastikan.’

Shandy meminta dari pihak Pemerintah Daerah untuk dapat melakukan tindakan tegas kepada pihak PT.LSM-BGA Group yang sudah bertahun-tahun membuat masyarakat menderita penyakit gatal-gatal yang sudah terbukti di Desa sungai Kelik dan juga masyarakat khususnya di daerah Sungai Kelik

“’ Masyarakat sudah kehilangan mata pencarian karena rata –rata masyarakat di daerah kami penunjang kehiduapan dengan menangkap Ikan di Danau dan di Sungai yang di Cemari limbah oleh PT.LSM-BGA Group sehingga Ikan di sungai dan di Danau tersebut sudah tidak ada lagi akibat dari Pencenaran Limbah yang ada , yang tidak memandang belas kasih terhadap masyarakat. Hanya mementingkan kepentingan pribadi PT.LSM-BGA Group yang menghilangkan mata Pencarian masyarakat stempat turun temurun, ‘’ kata Shandy.

Masyarakat berharap PT.LSM-BGA Group untuk dapat melakukan perbaikan dan diminta kepada Pemda Ketapang agar menindak tegas PT.LSM-BGA Group yang sudah merugikan Rakyat dan mengancam keselamatan daerah Pungkasnya Shandy.

 

 

editor: maliki hd

(Visited 73 times, 1 visits today)

Simak Juga

pamsimas-1

LSM Gebrak Akan Laporkan PPK Pamsimas di Desa Balunijuk Merawang

Oleh Roby SUNGAILIAT, AMUNISINEWS.COM–Ketua LSM Gebrak Babel Suherman Saleh akan melaporkan PPK proyek PAMSIMAS Desa …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *