Senin , 26 Juni 2017
Home / BERITA UTAMA / PHK Sepihak oleh PT. Toppan Injak-injak Undang-Undang Ketenagakerjaan
topanprinting_indonesia

PHK Sepihak oleh PT. Toppan Injak-injak Undang-Undang Ketenagakerjaan

BEKASI, AMUNISINEWS.COM-Kesewenang-wenangan pengusaha terhadap Pekerja terus berjalan di negeri ini, nasib bangsa ini sungguh tragis, selain menjadi bangsa jongos ditengah melimpahnya sumber daya alam, nasib para pekerja pun sering mendapatkan kesewenang – wenangan dari pengusaha.

Belum lama ini PT. Jenindo Prakasa di Jati Asih Kota Bekasi mentelantarkan puluhan pekerjanya, PT Jenindo diduga bermain mata dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi dalam mengkriminalisasi buruh yang sudah bekerja 2-20 tahun.

Kini PT. Toppan Cibitung Kabupaten Bekasi mem – PHK sepihak Septian Zulfikar, seorang pekerja tidak tetap yang baru saja bekerja tiga bulan di Perusahaan tersebut, namun tanpa alasan yang jelas serta tanpa surat peringatan pertama, kedua dan ketiga, Alga (HRGA) PT. Toppan melarang Septian masuk kerja.

“Kamu tidak boleh masuk kerja lagi,” kata Security kepada Septian dipintu masuk perusahaan Selasa (30/05/17).

Saat Septian berusaha mengkonfirmasi terkait larangan Ia masuk kerja, Security mengaku disuruh Alga, dan ini disampaikan hanya secara lisan, tanpa selembar surat pun.

“Padahal sayacmasuk kerja disini resmi mengajukan lamaran, kok dibuang begini saja seperti membuang sampah dan seolah tidak ada hukum di negeri ini,” ujar Septian kesal.

Menurut Alga, Septian bekerja kepada Yayasan SUG, ini sudah melanggar Undang – Undang, profesi yang boleh di Outsourchingkan hanya profesi Scurity, OB dan Cleaning service. Sementara Septian bekerja sebagai operator Mesin.

Septian mengancam akan melaporkan tindakan kesewenang – wenangan Alga kepada SBSI Prof. Muchtar Pakpahan. (Ruk)

(Visited 154 times, 1 visits today)

Simak Juga

wilmar-3

Diduga Kucurkan Kredit Rp230 M dengan Agunan Sertifikat Tanah Bermasalah, Bank Mandiri ‘Tolak’ Beri Keterangan Data

JAKARTA, AMUNISINEWS.COM-Bank Mandiri diduga memberikan kredit sebesar Rp 230 miliar dengan agunan tanah di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *