Sabtu , 16 Desember 2017
Home / HUKUM-KRIMINAL / Polres Jakut Diduga Biarkan Sindikat Penggelapan Mobil Berkeliaran

Polres Jakut Diduga Biarkan Sindikat Penggelapan Mobil Berkeliaran

IMG-20170804-WA0032
GT, baju coklat

JAKARTA, AMUNISINEWSMCOM: Ironis, walau sudah dilaporkan pihak korban, GT dan SK (oknum Polsek Koja Jakut) terduga sindikat penggelapan mobil dengan modus rental masih berkeliaran mencari “mangsa”.

Menurut sumber yang dapat dipercaya, sejak dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Abdur Rachman (korban) pada 13 April lalu, GT masih terus bergerak mencari korban berikutnya.

Menurut Maksudi (kakak korban penggelapan mobil), GT dan SK adalah diduga sindikat yang “dipelihara”, ini terindikasi dari tidak adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum Polres Jakarta Utara terhadap mereka.

Laporan Abdur Rachman terkait mobilnya yang digelapkan oleh SK dan GT hingga kini tidak ada kejelasan hukum, sudah 4 bulan kasus ini ditangani penyidik Resmob Polres Jakarta Utara, namun tak satupun dari sindikat tersebut yang dijadikan tersangka dan ditahan.

Lambannya penanganan kasus penggelapan mobil yang melibatkan seorang oknum Polsek Koja berpangkat Bripka ini disinyalir penyidik terlibat dalam jaringan tersebut, beberapa fakta menunjukan setiap SK melakukan aksinya, perkaranya jatuh kepada penyidik yang sama dan dipetieskan.

Propam Polda dinilai ompong dan tutup mata dengan kasus ini, puluhan mobil telah digelapkan oleh SK dan GT kini puluhan korban hanya bisa mengelus dada dan berkata,”Kenapa ketika oknum polisi yang berbuat tindak pidana, penanganannya molor bahkan dipetieskan,” ujar para korban kepada media ini di rumah Maksudi di bilangan Semper Jakarta Utara.

Abdur Rachman (korban) dan Maksudi (kakak korban) sangat kecewa dengan penegakkan hukum di Polres Jakarta Utara. “Sebagai warga negara saya sangat kecewa, mengapa GT dan SK hingga detik ini belum ditahan, bahkan dijadikan tersangka saja belum, padahal kasus ini sudah ditangani penyidik (Iqbal) sejak April 2017, apa begini nasib orang kecil,” ungkapnya Kamis (3/08/17) di rumahnya.

Apa yang disampaikan Maksudi benar adanya, dalam Laporan Polisi nomor: 462/K/IV/2017/PMJ/Resju tertera Gito dilaporkan sejak 13 April 2017, namun hingga saat ini belum dijadikan tersangka, padahal bukti sewa mobil berupa tanda terima secarik kertas dari Mumu (orang kepercayaan Abdur Rachman pemilik mobil) kepada SK telah diserahkan kepada penyidik Iqbal.

Dalam bukti serah terima sewa mobil tersebut tertera bahwa: satu unit Toyota Avanza nopol: B 1032 UIE warna putih dengan STNK atas nama Abdur Rachman disewa oleh SK, yang pada akhirnya mobil tersebut raib entah kemana, korban berharap, proses hukum terhadap SK dan GT berjalan.(tim)

(Visited 150 times, 1 visits today)

Simak Juga

polsek jebus

Polsek Jebus Ungkap Pelaku Pencurian, Pelaku Masih di Bawah Umur

Oleh Herman Saleh MUNTOK, BABEL, AMUNISINEWS.COM-Polsek Jebus Polres Bangka Barat berhasil mengamankan pelaku pencurian di …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *