Sabtu , 19 Agustus 2017
Home / MEGAPOLITAN / Prof DR Bambang Widodo Umar: POLRI JANGAN TERPENGARUH POLITIK

Prof DR Bambang Widodo Umar: POLRI JANGAN TERPENGARUH POLITIK

Prof DR Bambang Widodo Umar
Prof DR Bambang Widodo Umar  –foto istimewa

JAKARTA,AMUNISINEWS.COM- Dasar pendidikan yang baik akan menciptakan manusia-manusia baik pula. Begitu juga dalam sebuah institusi seperti Polri. Program yang dicanangkan pimpinan Polri akan berhasil dengan baik, apabila mendapat respon seluruh anggota demi perubahan serta professionalis.

Pendapat ini diungkap oleh Prof DR Bambang Widodo Umar, Pengajar Program Pascasarjana Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia kepada Amunisinews,com dirumahnya di Jakarta, baru-baru ini.
Menurut pendapat Bambang Widodo, karena pendidikan yang baik, polisi secara bertahap mulai berubah dari system militerisme ke organisasi sipil. “Ini suatu perubahan yang harus dilaksanakan,” katanya.

Seiring dengan perubahan tersebut, Bambang Widodo Umar mengharapkan Polri tidak terlibat dalam pengaruh politik. Polisi bekerja secara professional dengan tidak membedakan penanganan kasus dan latar belakang.
Disadari, katanya, bahwa perubahan memerlukan waktu yang cukup panjang. “Jadi jangan mudah menilai bahwa kinerja Polri belum maksimal,” ujar Bambang Widodo Umar.

Bahkan, katanya lagi, Polri dibawah kepemimpinan Jenderal Tito Karnavian sudah terlihat hasilnya. Menurutnya, jenderal jebolan Akpol 87 ini, sangat genius dan konsisten dalam tugasnya.”Sikap itu sudah terlihat sejak masih menjadi anak didik saya,” kata Bambang Widodo.

Untuk itu, guru besar ilmu kepolisian Pascasarjana ini mengharap kan agar diskriminasi yang terjadi selama ini harus dihilangkan. . Maksudnya, perbedaan antara Akpol dan Non Akpol harus ditia-dakan. Sebab hal yang mendasar adalah jiwa profesional dalam semua satuan kerja.“Justru sikap seperti itu sangat dibutuhkan menghadapi globalisasi dewasa ini,” imbuhnya.

Saat ini, dia rasakan, pada tubuh Polri, selain personel yang kurang, anggaran Polri masih terbatas mencakup seluruh operasional yang ada. Namun, diharapkan bagi seluruh anggota agar terus tingkatkan kualitas layanan agar secara perlahan di mata masyarakat kenyataan terlihat.

Dia mengingatkan agar Polri di bawah pimpinan jenderal Tito pendekatan hukum selama ini mulai melebar kesemua sektor satuan kerja baik tingkat subsektor hingga Mabes Polri. Begitu juga harus mampu mengontrol kinerja anak buah, dengan demikian Polri lebih dihargai dimata masyarakat.

Pria kelahiran Ngawi, Jatim ini sangat dikenal kalangan siswa PTIK sebagai sosok yang tegas lugas,dan berani melawan pimpinannya bila dalam tugasnya disalahkan.
Ini terlihat ketika amunisinews.com bertandang di kediamannya beberapa waktu lalu, prof ini menunjukkan ketegasannya bahwa sudah selayaknya Polri kembali ke jatidiri nya.

Pemegang Bintang Nararya ini mengakui selama ini masih terjadi ketidaksinkronisasi kinerja dikarenakan juga berbagai faktor yang memengaruhi oknum untuk bertindak di luar kewenangannya.
Di mata prof ini, Jenderal Tito dan Irjen Arief Sulistyo adalah dua sosok yang memiliki integritas dan komitmen yang jelas.

Penilaiannya berdasarkan hasil kinerja selama ini maupun saat mengikuti pendidikan lanjutan, ketika dua jenderal itu menjadi anak didiknya. “Dapat disimpulkan bahwa ke-dua sosok tersebut perwujudan dari Pak Hugeng, mantan Kapolri yang dikenal ramah, jujur serta memiliki kualitas terbaik yang dimiliki Polri dewasa ini,” ujarnya. *ulis

(Visited 15 times, 1 visits today)

Simak Juga

Kombes-Suyudi-310x165

Dampingi Paskibraka Menjadi Pengalaman Tak Terlupakan Bagi Sosok Perwira Ini

JAKARTA, AMUNISINEWS.COM – Kompleks Wisma PPON Cibubur bukanlah daerah yang asing bagi Kapolres Metro Jakarta …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *