Sabtu , 19 Agustus 2017
Home / HUKUM-KRIMINAL / Terkait Kaburnya Terdakwa Pohin, Happy Mulai Curiga Ada yang Ngatur

Terkait Kaburnya Terdakwa Pohin, Happy Mulai Curiga Ada yang Ngatur

IMG-20170612-WA0030

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.COM – Ternyata secara diam-diam  Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Happy Hadiastuti sudah memerintahkan asisten pengawasan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pejabat kejaksaan  Negeri Pangkalpinang atas kaburnya seorang terdakwa kasus narkoba Susandi alias Pohin.

Adanya pemeriksaan tersebut disampaikan langsung oleh Happy kepada sejumlah wartawan Jumat lalu (9/6).  “Saya sudah perintahkan asisten pengawasan untuk memeriksa petugas tahanan dan  kasi pidumnya (Raden Is Junianto.red) atas kasus ini. Nanti kita lihat siapa yang paling bertanggung jawab,”  kata Happy.

Dikatakan Happy dalam pemeriksaan ini memang masih tahap awal yang mana masih seputar SOP. Dalam SOP itu dikatakanya memang terdapat kesalahan dari bawahanya dimana tak melibatkan anggota kepolisian dalam hal pengamanan.

“Semestinya walau hanya satu orang tahanan harus menyertakan pengawalan dari kepolisian. Walau satu tahanan jangan disepelekan, akhirnya jadi seperti ini (kabur.red),” sesal Happy.

Ada yang sedikit menarik dalam wawancara tersebut yang mana Happy yang awalnya berekspresi datar menjawab pertanyaan wartawan justeru terperangah dengan salah satu pertanyaan yang terlontarkan terkait dugaan adanya kesengajaan.

Hal itu terlihat dari majunya jadwal sidang Pohin yang mestinya hari Rabu (19/4) tetapi justeru dimajukan ke hari Selasa (18/4).
Selain itu juga kecurigaan lain muncul dimana Selasa itu hanya seorang Pohin  saja yang disidangkan.
Mendengar itu Happy saat itu juga langsung menimpali kalau dirinya baru memperoleh informasi tersebut.
Selama ini dia hanya mendapat laporan bawahanya kalau seorang Pohin itu hanyalah seorang warga biasa saja alias tidak kaya. Sehingga asumsi awal tidak memungkinkan kalau seorang Pohin kabur itu dengan cara “membayar”.

“(Dari laporan bawahan) saya tahunya Pohin itu orang biasa saja (tidak kaya). Jadi ini kita curigai kabur begitu saja tanpa ada yang ngatur-ngatur gitu. Tetapi informasi dari wartawan itu baru saya ketahui ini akan kita korek lagi biar semakin jelas,” ujarnya dengan raut wajah sedikit kecewa pada bawahanya.

Terkait sanksi yang akan diterima jajaranya masih dengan wajah kecewa Happy meminta asisten pengawasan yang juga menjabat plt. Kajari Pangkalpinang, Meiza Khoirawan menjawab itu.
Dikatakan   Meiza hasil pemeriksaan terhadap kasi pidum sudah diserahkan kepada jaksa muda pengawasan di Kejaksaan Agung. Namun sayang Meiza tidak mengungkap apa hasil pemeriksaan tersebut dengan alasan itu masih rahasia.
“Ini masih rahasia (pemeriksaan kasi pidum.red) sebenarnya. Ini kan kita laporkan ke Kejaksaan Agung untuk dapat persetujuan. Ini kan sudah aturan terkait sanksi nanti ada hukuman berat, ringan dan sebagainya,” sebutnya.

Kaburnya pria 35 tahun warga Pangkalbalam ini sudah 2 bulan berlalu namun tak kunjung ada tanda-tanda berhasil tertangkap.  Pohin sendiri telah berhasil melarikan diri setelah tiba di lapas Narkoba Selindung usai persidangan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang.   Pohin   kabur memang sangat dramatis sekali dimana  saat keluar dari mobil tahanan.  Saat mengantarkan  ke Lapas, hanya sendiri Pohin yang berada di dalam mobil tersebut. Sehingga sewaktu hendak masuk ke pintu Lapas, Pohin langsung kabur.

Sayangnya petugas Lapas dan petugas Kejari tidak berhasil menangkap terdakwa sehingga Pohin kabur ke hutan arah belakang Lapas Narkoba di Selindung..(hnfi/herman)

(Visited 79 times, 1 visits today)

Simak Juga

IMG-20170815-WA0012

Sidang Kasus Alkes RSUD, JPU Abaikan Kerugian Negara Rp 1,8 M

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.COM– Dalam sidang kasus Alkes RSUD Provinsi Bangka Belitung kali ini di PN Tipikor Pangkalpinang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *