Kapolri Apresiasi Usaha Keras Forkopimda NTB Turunkan Level PPKM

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung percepatan serapan vaksinasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/9/2021). Peninjauan ini berkaitan dengan NTB yang akan jadi tuan rumah Word Superbike dan MotoGP
. Setibanya di NTB Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto langsung menuju SMAN 4 Mataram untuk meninjau vaksinasi massal di sana.

Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima TNI melakukan konferensi video dengan Bupati dan Walikota yang sedang melakukan vaksinasi untuk warganya.

Usai meninjau ‘Serbuan Vaksinasi’ di SMAN 4 Mataram, Kapolri dan Panglima TNI bersama Gubernur NTB melanjutkan kunjungan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur dalam rangka pertemuan dengan Forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) Tingkat Provinsi, Pemerintah Kota Mataram dan Kabupaten kota se-NTB melalui virtual.

Hasil pertemuannya dengan Forkopimda NTB Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengakui bahwa Level PPKM di NTB saat sudah turun menjadi Level 2. “Dari hasil assesmen di wilayah NTB ini, levelnya memang turun, namun hal ini saya sampaikan tidak membuat kita lengah,” jelasnya di Kantor Gubernur.

TNI-Polri, Pemda, Dinas Kesehatan diharapkan terus berupaya untuk menurunkan level yang saat ini dicapai, yaitu dengan upaya upaya penegakan Protokol kesehatan 3M.

“Penerapan 3M dan penggunaan masker kita jadikan kebiasaan baru, kemanapun kita gunakan masker, yang kedua melakukan perbuatan 3T, (Testing, Tracing dan Treatment) kebiasan baru yang terkait dengan 3T adalah Isoter,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap Forkompimda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19 sehingga di wilayah NTB berdasarkan assesmen terdapat penurunan level PPKM-nya. Ada pun saat ini di 5 Kabupaten NTB berada pada Level 3 PPKM sementara 5 Kabupaten lainnya ada di Level 2.

Kendati demikian, Kapolri mengingatkan bahwa penurunan level PPKM yang diikuti dengan pelonggaran di beberapa sektor dikhawatirkan dapat menjadi pemicu melonjaknya kasus baru Covid-19.

“Dalam kesempatan ini selalu saya ingatkan, dalam penurunan level, tentunya akan ada aktivitas yang dilonggarkan, ada kurang lebih 10 sektor yang dilonggarkan, yang tentunya ini harus diwaspadai. Ini harus ditingkatkan protokol kesehatannya,” kata Kapolri di Kantor Gubernur NTB.
(Rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Kanti W Janis: Koperasi Pilihan Utama Mewadahi Proses Kreatif dan Hasilnya

Penulis dan advokat Kanti W Janis mengatakan, badan usaha berbentuk koperasi dapat menjadi solusi bagi para penulis yang selama...

Berita Lainnya