Badan Kerja Sama Parlemen Dorong IK-CEPA sebagai Wadah UMKM Menuju Pasar Global

Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI mengadakan seminar Dialog Indonesia-Korea Selatan dengan mengusung tema “Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) dan UMKM Daerah, Kolaborasi Ekonomi dan Fasilitasi Perdagangan ke Pasar Korea Selatan”. Kegiatan ini dibuka Wakil Ketua DPD Mahyudin yang dilaksanakan secara fisik dan daring bertempat di Bandung, Jawa Barat,Jumat (17/9/2021).

“Hubungan Indonesia dan Korea Selatan tidak dapat dipungkiri memiliki kedekatan yang unik, terutama dalam pendekatan budaya. Kedekatan seperti ini merupakan modal kuat untuk hubungan yang lebih dalam lagi bagi masyarakat kedua negara.

Bagaimanapun budaya dapat menjadi salah satu sarana komunikasi efektif yang berdampak pada peningkatan hubungan bisnis, kedekatan itu semakin tercermin melalui Penandatanganan Perjanjian IK-CEPA yang ditandatangani pada 18 Desember tahun lalu,” kata Mahyudin.

Dijelaskan, DPD sebagai wakil rakyat daerah melalui BKSP berupaya untuk menjembatani berbagai kerja sama antarnegara yang tidak terbatas hanya pada bidang keparlemenan saja, namun juga mencoba untuk memfasilitasi kerja sama ekonomi, sosial, budaya antarnegara dengan pendekatan antarparlemen.

“Untuk itulah kami berharap, kegiatan kita pada hari ini akan berdampak positif dan semakin eratnya kerja sama bisnis antara para pelaku usaha dari berbagai skala terutama UMKM di daerah dengan para pelaku usaha di Republik Korea Selatan sehingga menjadi stimulus utama bagi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi nantinya,”tambah Senator asal Kalimantan Timur ini.

Hal senada disampaikan oleh Ketua BKSP Gusti Farid Hasan Aman, bahwa kedua negara ini bisa menjalin komunikasi dalam rangka meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam implementasi IK-CEPA.

“Acara ini kami namakan sinergi dengan maksud agar semua pihak dan stakeholder di kedua negara bisa menjalin komunikasi dalam implementasi IK-CEPA. Kami secara khusus mengambil tema yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM mengingat UMKM memiliki potensi yang sangat besar,” ucapnya.

Harapan yang disampaikan oleh Senator asal Kalimantan Selatan ini, UMKM daerah bisa mendapatkan manfaat dari IK-CEPA agar dapat meningkatkan pemasaran dan kemampuan teknologi dan sistem kerja.

“Kami secara khusus berharap agar konteks perjanjian perdagangan IK-CEPA dapat berjalan optimal dan dapat memberikan manfaat bagi UMKM agar bisa melakuan upscaling, bukan hanya dalam peningkatan pemasaran tetapi juga dalam meningkatkan kemampuan teknologi dan sistem kerja yang makin efisien,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini hadir juga Duta Besar Korea Park Tae Sung secara virtual, yang menyampaikan bahwa kemitraan Indonesia dan Korea sudah berjalan dengan adanya pabrik sel baterai kendaraan listrik di Karawang dan diharapkan Indonesia menjadi rantai pemasok komprehensif kendaraan listrik pertama di dunia.

“IK-CEPA ini menandakan hubungan kemitraan Indonesia dan Korea Selatan semakin strategis yang dibuktikan dengan dibangunnya pabrik sel baterai kendaraan listrik di Karawang sebagai satu-satunya pabrik kompenen listrik di ASEAN yang nantinya akan menjadi pemasok komprehensif kendaraan listrik pertama di dunia,” tegasnya.

Park Tae Sung berharap ada dukungan besar dari semua pihak khususnya DPD terhadap tindak lanjut kerja sama IK-CEPA ini. Melalui ratifikasi perjanjian kerja sama ini dapat segera terealisasi sehingga terwujud kemitraan strategis yang semakin kuat antara Indonesia dan Korea Selatan serta membuka pintu yg seluas-luasnya bagi UMKM Indonesia untuk melakukan ekspor ke berbagai sektor perdagangan serta dan investasi.

Jerry Sambuaga Wakil Menteri Perdagangan yang turut hadir mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan dengan berbagai negara guna meningkatkan neraca perdagangan Indonesia sesuai arahan Presiden Jokowi.

“Indonesia patut bersyukur dan berbangga bahwa neraca perdagangan Indonesia saat ini tercatat mengalami surplus. Dan sesuai arahan presiden kepada Kemendag agar terus berupaya meningkatan volume ekspor Indonesia ke seluruh dunia,”jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Richard Pasaribu (Wakil Ketua I BKSP DPD RI ), Ali Ridho Azhari (Wakil Ketua II BKSP DPD RI), Amang Syafrudin (Anggota DPD RI Jawa Barat), Eni Sumarni (Anggota DPD RI Jawa Barat ) dan sejumlah Anggota DPD lainnya. (Rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Lainnya