Beranda blog

DPD Beri Dukungan pada Gannas dalam Pencegahan Peredaran Narkoba

0

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap memasuki hari jadi ke-14 Gerakan Anti Narkoba Nasional (Gannas) bisa terus aktif dalam memberantas peredaran narkoba di Tanah Air. Tentunya peran dan serta Gannas sangat diperlukan dalam membantu Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri.

“BNN dan Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Maka peran Gannas serta seluruh stakeholder sangat diperlukan dalam membantu BNN dan Polri,” ucap LaNyalla dalam videonya saat bertemu dengan Gannas di Gedung DPD RI, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Menurut senator asal Jawa Timur ini, BNN diharapkan dapat terus bersinergi bersama-sama organisasi atau masyarakat agar Indonesia bebas dari narkoba. Selain itu, Presiden Joko Widodo juga telah menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah darurat narkoba, artinya BNN bersama komponen bangsa dalam rencana aksi nasional harus turut aktif memberantas peredaran narkoba.
“Untuk itu relawan antinarkoba harus didukung dan dibantu dalam pencegahan perederan narkoba,” harapnya.

LaNyalla juga berharap Gannas juga berperan aktif bersama BNN, Polri, dan elemen masyarakat. Menurutnya tanpa dukungan dari mereka, apa yang dilakukan Gannas sangat sulit.
“Gannas perlu dapat dukungan dari masyarakat, karena kunci utamanya adalah kesadaran masyarakat. Saya juga berharap di usia Gannas ke-14 ini bisa terus mengabdi kepada Bangsa dan Tanah Air,” paparnya.

Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin mengatakan kondisi bangsa saat ini tengah disibukkan oleh pandemi Covid-19 masih saja kejahatan narkoba masih bermain. Oleh karena itu BNN dan Polri tidak bisa bertidak sendiri tanpa dukungan dari organisasi anti narkoba dan masyarakat. “Bangsa kita tengah dihadapi oleh Covid-19, tapi masalah narkoba tidak selesai-selesai. Selalu masih ada saja pasarnya,” tuturnya.

Bustami menilai kehadiran organisasi antinarkoba seperti Gannas sangat penting, karena Gannas berada di tengah-tengah masyarakat. “Saya juga mengajak Gannas untuk berkolaborasi dengan DPD RI, karena kita sama-sama berada di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Bustami juga berharap apa yang dilakukan Gannas bisa menstimulus kementerian/lembaga lain dalam membantu pemberantasan narkoba. “Peran Gannas ini semoga bisa menstimulus kementerian/lembaga. Maka Gannas juga sangat membutuhkan dukungan moril bersama,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Gannas I Nyoman Adi Peri mengatakan kehadiran Gannas merupakan keluhan atau jeritan hati masyarakat atas maraknya narkoba. Maka lahirnya Gannas tidak lain untuk menyelamatkan masyarakat. “Lahirnya Gannas untuk menyelamatkan anak dan cucu kita. Bahkan peran masyarakat ini sangat antusias dalam pencegahan narkoba,” imbuhnya.

I Nyoman Adi Peri menambahkan Gannas tidak akan sanggup bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat. Ia juga berap TNI juga bisa membantu BNN dan Polri dalam peredaran narkoba. “TNI sebenarnya juga harus aktif membantu Polri dalam memberantas narkoba. Karena TNI menjaga perbatasan-perbatasan dengan negara tetangga yang rawan penyelundupan narkoba,” harapnya. (Rilis)

Azis Syamsuddin Resmi Mundur dari Wakil Ketua DPR Digantikan Lodewijk Freidrich Paulus

0

Rapat Terbatas DPP Partai Golkar dipimpin langsung Ketua Umum Airlangga Hartarto memutuskan Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Wakil Ketua DPR RI menggantikan Azis Syamsuddin yang ditetapkan Komisi Pemberantas Korupsi tersangka dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah. Soal ini dikemukakan Ketua DPP Partai Golkar Firman Soebagyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Firman mengatakan Golkar melaksanakan rapat terbatas pada pekan lalu, di mana salah satu hasilnya memutuskan Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Paulus sebagai Wakil Ketua DPR.

“Akhirnya ditentukan hak prerogatif Ketua Umum dan semuanya menyepakati itu, karena jangan sampai terjadi kekosongan. Saya rasa itu tepat,” katanya.

Firman menilai pertimbangan menunjuk Paulus sebagai Wakil Ketua DPR adalah agar bisa mereduksi berbagai kemungkinan di internal Partai Golkar. Diakui semua kader Partai Golkar memiliki potensi dan peluang menduduki jabatan wakil ketua DPR, terutama kader senior.

“Golkar juga harus berkonsentrasi untuk persiapan Pemilu dan pembahasan UU karena kampanye Pemilu diperpendek. Kami harus antisipasi karena tujuannya menang,” katanya.

Selain memutuskan pengganti Azis, rapat terbatas itu juga menyepakati jabatan Wakil Ketua Umum Partai Golkar bidang Politik, Hukum, dan HAM yang ditinggalkan Azis dan akan dijabat Adies Kadir yang sebelum merupakan Ketua DPP Partai Golkar. Rapat juga menyepakati, dia menjadi Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kesejahteraan Rakyat menggantikan Rumkono yang menjadi duta besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina.

“Rapat juga memutuskan terkait HUT Partai Golkar, nanti dibawa dalam Rapat Pleno pada Senin malam. Karena itu sebaiknya ke Kantor DPP Partai Golkar karena akan disampaikan langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar,” ujarnya.

Sebelumnya, nama Lodewijk jadi pimpinan DPR menggantikan Azis sudah kencang berhembus. Lodewijk Paulus merupakan politikus Golkar dengan latar belakang militer. Dia pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus TNI AD ke-24 periode 2009-2011.

Dia pensiun dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Bahkan Lodewijk, di suatu kesempatan, mengakui dirinya adalah anak buah Luhut Binsar Pandjaitan saat masih bertugas di Satgultor 81 Kopassus TNI AD.

Azis resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 kepada DPP Partai Golkar. Azis sendiri secara otomatis dinonaktifkan sebagai kader partai Golkar berdasarkan Ketentuan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar Pasal 47 ayat 2.

Pengunduran diri Azis itu imbas penetapan status tersangka oleh KPK. Ia diduga bersama dengan mantan Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aliza Gunado memberikan uang senilai Rp3 miliar dan US$36 ribu kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. (Rilis)

Kanti W Janis: Koperasi Pilihan Utama Mewadahi Proses Kreatif dan Hasilnya

0

Penulis dan advokat Kanti W Janis mengatakan, badan usaha berbentuk koperasi dapat menjadi solusi bagi para penulis yang selama ini mengalami ketidakadilan dalam mendapatkan haknya dari proses kreatif menulis. Apakah dalam proses kontrak penerbitan buku, pembayaran royalti, dan pajak pendapatan.

“Jadi, koperasi harus menjadi pilihan utama untuk mewadahi semua proses kreatif dan hasil ikutannya. Semua ini demi keadilan dan kesejahteraan para penulis,”
tambah Kanti berbicara dalam Sarasehan Daring (Sadaring) ke-4 Satupena yang digelar lewat Zoom, Minggu (26/9/2021).

Sadaring yang dipandu jurnalis senior Farid Gaban ini selain menghadirkan Kanti W Janis, juga penulis dan pekerja seni, Cecil Mariani, dan pakar koperasi, Suroto. Sebelum dibuka, cerpenis Kurnia Effendi membacakan puisi tentang Taman Siswa.

Kanti yang sudah sejak 2016 bergelut dengan koperasi ini mengakui kalau dirinya bersama dengan beberapa teman se-visi, mendirikan Koperasi Penulis Bangsa Indonesia (KPBI) dengan membawahi perusahaan bernama Indonesian Writers Inc (IWI).

“Bidang usaha IWI antara lain agen naskah dan membantu penulis untuk mendapatkan haknya secara adil melalui kontrak yang jelas. Selama ini penulis tidak maju tanpa menajemen profesional, nah IWI ingin mewujudkan itu,” ujarnya.

Selama ini, lanjut Kanti yang punya pengalaman unik dalam keluarga terkait koperasi, rintangan utama para penulis antara lain penghargaan terhadap karya intelektual belum menjadi kewajaran dalam masyarakat. Begitu juga pembajakan buku masih merajalela dan ini sangat merugikan penulis.

“Posisi penulis terhadap penerbit juga sangat lemah. Dengan adanya KPBI ini, bukan hanya sekadar mencari keuntungan semata, tetapi mencari manfaat bersama. Dengan demikian, koperasi ini hibrida antara perusahaan dan badan usaha,” tutup mantan Sekretaris Umum (Sekum) Satu Pena itu. (Rilis)

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Giat Subuh Keliling

0

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto laksanakan giat subuh keliling di Musholah Al Jihad Perum Mayanggi Pratama Kelurahan Mustikasari Kecamatan Mustikajaya, Minggu (26/9/2021).

Kehadiran Tri di Musholah Al Jihad berdasarkan undangan dari warga masyarakat yang ada diperumahan tersebut, Ketua RW 08 Mustikasari mengucapkan terimakasih.

Usai Sholat Subuh berjamaah, Mas Tri diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutan dan arahan kepada warga jamaah yang hadir.

Tri menyampaikan apresiasi kepada warga masyarakat perumahan Mayanggi Pratama, yang guyub, kompak dan tetap menjalankan protokol kesehatan, minimal menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Selain itu Tri juga menyampaikan perkembangan Covid-19 di Kota Bekasi yang kian menurun, namun bukan berarti warga masyarakat Kota Bekasi menjadi kendor dalam mentaati aturan protokol kesehatan. Justru pencapaian ini harus tetap dipertahankan dan terus ditingkatkan sampai herd immunity dapat terbentuk di Kota Bekasi.

“Di Kota Bekasi Covid-19 kian menurun, bukan berarti kita lantas jumawa dengan keadaan ini, pencapaian ini harus tetap dijaga bila perlu ditingkatkan, gunakan selalu maskernya, yang belum vaksinasi segera lakukan vaksinasi, agar herd immunity atau kekebalan kelompok dapat segera terbentuk. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi korban jiwa akibat terpapar Covid-19,” ujar Tri.(Ril/Jim)