Sidang tahunan MPR 2021 Senin (16/8/2021) disesuaikan kondisi pandemi Covid-19. Prosesi persidangan lebih sederhana dengan jumlah yang hadir secara fisik terbatas dan waktu yang dipersingkat.

“Sidang tahunan MPR dilaksanakan dalam satu rangkain dengan sidang bersama DPR dan DPD. Setelah itu sidang paripurna DPR untuk penyampaian nota APBN,” kata Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (15/8/2021).

Ia mengatakan, dengan penyelenggaraan yang terbatas dan sederhana itu, tidak membuka ruang interaksi fisik yang terlalu lama yang berpotensi memicu penularan Covid-19. Meski serba sederhana dan terbatas, ujarnya, tidak mengurangi khidmatnya sidang paripurna MPR.

Ma’ruf menjelaskan, secara teknis pelaksanaan sidang tahunan MPR sama seperti tahun lalu. Pada 2020 sidang juga digelar di masa pandemi Covid-19. Sidang digelar secara hybrid, luring dan daring dengan durasi sesingkat-singkatnya. Sidang tahunan MPR dan sidang nersama DPR-DPD dijadikan satu rangkaian.

“Sidang dimulai pukul 08.30 WIB. Ketua MPR akan membuka sidang tahunan MPR sekaligus menyampaikan pidato pengantar. Dilanjutkan pidato pengantar Ketua DPD dalam sidang bersama DPR-DPD. Tahun ini giliran Ketua DPD menjadi pimpinan sidang bersama DPR-DPD, karena pada tahun lalu Ketua DPR menjadi pimpinan sidang,” jelasnya.

Dalam sidang tahunan MPR, jelasnya, Presiden akan menyampaikan pidato berisi laporan kinerja lembaga-lembaga negara tentang pelaksanaan Undang Undang Dasar. Presiden menyampaikan pidato dalam kedudukannya sebagai Kepala Negara.

Dalam sidang tahunan MPR yang digelar di Gedung Nusantara, yang hadir secara fisik hanya 60 orang. Undangan lainnya mengikuti sidang secara virtual.

Di samping mengundang para anggota MPR, ujar Ma’ruf, sidang tahuna MPR juga mengundang perwakilan diaspora untuk menyaksikan dari luar ruang sidang.

Sementara itu yang akan hadir secara fisik adalah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, semua pimpinan MPR, Ketua Fraksi dan Kelompok DPD di MPR, pimpinan DPR, pimpinan DPD, perwakilan sub wilayah di DPD, Ketua Fraksi di DPR, Ketua BPK, Ketua MA, Ketua MK, dan Ketua KY. (Rilis)

Add comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *