Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 Fahri Hamzah mendadak membandingkan situasi Indonesia dengan Afghanistan. Dia mengatakan Indonesia lebih aman daripada Afghanistan karena adanya Pancasila. “Afghanistan tidak memiliki narasi kolektif layaknya Pancasila di Indonesia,” sebut Fahri Hamzah yang dikutip Kamis (26/8/2021) dari akun Twitter @Fahrihamzah.

Melihat perang saudara di Afghanistan, Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia ini menyarankan Indonesia belajar dari negara tersebut.

“Organisasi negara tidak saja harus nasional tapi juga harus rasional. Dari Afghanistan ada dua pelajaran penting,” tegas Fahri.

Fahri mengatakan yang menjadi rahasia pertama soal Pancasila di Indonesia. Pertama, mereka tidak sempat punya narasi kolektif, seperti Indonesia punya Pancasila.

“Pancasila menjadi ideologi dan pemersatu suku bangsa Indonesia yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, rakyat Indonesia patut bersyukur dipersatukan oleh Pancasila,” sebutnya.

Kemudian, Fahri menyinggung soal infiltrasi atau masuknya paham negara asing. Menurut dia, rakyat Afghanistan dengan mudah memasukan paham negara asing. Maka dari itu, rakyat Afghanistan tidak memiliki rasa nasionalisme yang kuat.

“Kedua, jejak infiltrasi asing yang kiri dan kanan tidak pernah hilang. Dan gagal digunakan untuk melahirkan nasionalisme Afghanistan,” imbuh politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini. (Rilis)

Add comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *